Presiden Prancis Di Tampar Seorang Demontrasi

Aksi penamparan wajah Presiden Prancis Emmanuel Macron oleh seseorang demonstran tengah viral. Kejadian itu terjalin kala Macron lagi melaksanakan kunjungan di Drome, Selasa 8 Juni 2021. Situs Judi Slots Playtech

Tidak hanya penamparan tersebut, beberapa insiden memalukan sempat dirasakan Macron tadinya. Apalagi si istri

Brigitte Trogneux, pula jadi korban yang sejatinya dialamatkan ke presiden Prancis itu.

Berikut ini insiden memalukan yang sempat dirasakan Emmanuel Macron

Presiden Macron lagi mendatangi seseorang demonstran bersama ajudannya, kala seketika seseorang laki- laki bermasker bersalaman dengannya, kemudian menampar mukanya.

Ajudan Macron serta pasukan Gendarmerie langsung turun tangan serta mengamankan atmosfer. Presiden Macron ditarik mundur oleh ajudannya.

Bagi laporan CNBC, kejadian terjalin kala Presiden Macron mendatangi sekolah kuliner. Terdapat 2 orang yang ditahan akibat peristiwa tersebut. Aparat masih melaksanakan investigasi.

Aksi penamparan itu menemukan kecaman keras dari Perdana Menteri Jean Casteaux. Dia menegaskan demokrasi merupakan debat, diskusi, serta konfrontasi ilham, serta bukan kekerasan.

2. Dihina Presiden Turki Erdogan

Oktober 2020 kemudian, Presiden Turki mengklaim Emmanuel Macron memerlukan perawatan kesehatan mental atas perilakunya terhadap Islam.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berkata Emmanuel Macron memerlukan perawatan kesehatan mental atas perilakunya terhadap Muslim. Perihal itu mendesak Prancis buat menarik duta besarnya.

Melansir Sky News, Paris menggambarkan statment Erdogan selaku perihal yang sangat agresif, meningkatkan:” Kami tidak menerima penghinaan.”

Sepanjang pertemuan partai, pemimpin Turki itu berkata:” Apa permasalahan orang yang diucap Macron ini dengan Muslim serta Islam? Macron memerlukan perawatan pada tingkatan mental.”

3. Macron Diejek Petinggi Brasil Bawa Nama Si Istri

Tadinya pada Agustus 2019, Presiden Prancis Emmanuel Macron pula jadi target penghinaan oleh Presiden Brasil Jair Bolsonaro. Dia juga marah.

Masalah itu diawali sehabis Jair Bolsonari membalas unggahan Twitter tentang istrinya dengan respons tawa.

Macron menyebut rakyat Brasil malu hendak sikap Presidennya.

“Mereka melanda istri aku dengan ekstrem. Apa yang dapat aku katakan. Aku pilu… Ya pilu… Pilu untuk dirinya( Presiden Brasi) serta rakyat Brasil. Aku pikir wanita Brasil sangat malu sehabis membaca statment presidennya. Masyarakat Brasil pula tentu malu dengan kelakuannya serta berharap presidennya berperilaku baik kepada orang lain serta aku sangat menghormati persahabatan dengan warga Brasil, aku harap mereka( rakyat Brasil) hendak memiliki presiden yang melaksanakan tugasnya,” ucap Macron dalam pernyataannya kepada publik kala itu.

Selang sebagian hari, penghinaan pula di informasikan oleh Menteri Brasil, yang melaporkan bunda negeri Prancis Brigitte Macron” betul- betul kurang baik”.

Semacam diberitakan NDTV, Menteri ekonomi Brasil Paulo Guedes berkata ia sepakat dengan pendapat Presiden Jair Bolsonaro tentang penampilan Macron.

” Presiden mengatakannya– itu benar,” katanya disambut tepuk tangan sepanjang forum ekonomi.” Perempuan itu betul- betul kurang baik.”

Dilansir dari The Local, pada 2017 Brigitte Macron istri presiden terpilih Prancis, Emmanuel Macron pula jadi korban majalah satir Charlie Hebdo.

Usia Brigitte yang 24 tahun lebih tua daripada suaminya jadi sorotan.

Sindiran Charlie Hebdo kepada Brigitte Macron sendiri telah diawali semenjak mulainya kampanye pemilihan presiden.

Emmanuel Macron berpendapat lewat setiap hari Le Parisien tentang terdapatnya tulisan terpaut hubungannya yang dituding menjurus kepada” misogini.”

Katanya,” Jika aku berumur 20 tahun lebih tua daripada istri aku, tidak satupun orang yang menyangka aku tidak sanggup jadi pendamping yang seksual.”

” Sebab dia berumur 20 tahun lebih tua daripada aku, banyak orang bilang, Ikatan ini tidak bertahan lama, ikatan ini tidak bisa jadi.”

Meski saat ini Macron sudah terpilih selaku presiden baru Prancis, komentar- komentar tentang istrinya belum mereda. Ulah teranyar Charlie Hebdo jadi buktinya.

Taman depan terbitan Charlie Hebdo pada 2017 kemudian itu menggambarkan Brigitte Macron lagi memegang perutnya yang ditafsirkan semacam lagi berbadan dua tua.

Aksi penamparan wajah Presiden Prancis Emmanuel Macron oleh seseorang demonstran tengah viral. Kejadian itu terjalin kala Macron lagi melaksanakan kunjungan di Drome, Selasa 8 Juni 2021.

Tidak hanya penamparan tersebut, beberapa insiden memalukan sempat dirasakan Macron tadinya. Apalagi si istri

Brigitte Trogneux, pula jadi korban yang sejatinya dialamatkan ke presiden Prancis itu.

Berikut ini insiden memalukan yang sempat dirasakan Emmanuel Macron

Presiden Macron lagi mendatangi seseorang demonstran bersama ajudannya, kala seketika seseorang laki- laki bermasker bersalaman dengannya, kemudian menampar mukanya.

Ajudan Macron serta pasukan Gendarmerie langsung turun tangan serta mengamankan atmosfer. Presiden Macron ditarik mundur oleh ajudannya.

Bagi laporan CNBC, kejadian terjalin kala Presiden Macron mendatangi sekolah kuliner. Terdapat 2 orang yang ditahan akibat peristiwa tersebut. Aparat masih melaksanakan investigasi. Situs Judi Slots Habanero

Aksi penamparan itu menemukan kecaman keras dari Perdana Menteri Jean Casteaux. Dia menegaskan demokrasi merupakan debat, diskusi, serta konfrontasi ilham, serta bukan kekerasan.

2. Dihina Presiden Turki Erdogan

Oktober 2020 kemudian, Presiden Turki mengklaim Emmanuel Macron memerlukan perawatan kesehatan mental atas perilakunya terhadap Islam.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berkata Emmanuel Macron memerlukan perawatan kesehatan mental atas perilakunya terhadap Muslim. Perihal itu mendesak Prancis buat menarik duta besarnya.

Melansir Sky News, Paris menggambarkan statment Erdogan selaku perihal yang sangat agresif, meningkatkan:” Kami tidak menerima penghinaan.”

Sepanjang pertemuan partai, pemimpin Turki itu berkata:” Apa permasalahan orang yang diucap Macron ini dengan Muslim serta Islam? Macron memerlukan perawatan pada tingkatan mental.”

3. Macron Diejek Petinggi Brasil Bawa Nama Si Istri

Tadinya pada Agustus 2019, Presiden Prancis Emmanuel Macron pula jadi target penghinaan oleh Presiden Brasil Jair Bolsonaro. Dia juga marah.

Masalah itu diawali sehabis Jair Bolsonari membalas unggahan Twitter tentang istrinya dengan respons tawa.

Macron menyebut rakyat Brasil malu hendak sikap Presidennya.

” Mereka melanda istri aku dengan ekstrem. Apa yang dapat aku katakan. Aku pilu… Ya pilu… Pilu untuk dirinya( Presiden Brasi) serta rakyat Brasil. Aku pikir wanita Brasil sangat malu sehabis membaca statment presidennya. Masyarakat Brasil pula tentu malu dengan kelakuannya serta berharap presidennya berperilaku baik kepada orang lain serta aku sangat menghormati persahabatan dengan warga Brasil, aku harap mereka( rakyat Brasil) hendak memiliki presiden yang melaksanakan tugasnya,” ucap Macron dalam pernyataannya kepada publik kala itu.

Selang sebagian hari, penghinaan pula di informasikan oleh Menteri Brasil, yang melaporkan bunda negeri Prancis Brigitte Macron” betul- betul kurang baik”.

Semacam diberitakan NDTV, Menteri ekonomi Brasil Paulo Guedes berkata ia sepakat dengan pendapat Presiden Jair Bolsonaro tentang penampilan Macron.

” Presiden mengatakannya– itu benar,” katanya disambut tepuk tangan sepanjang forum ekonomi.” Perempuan itu betul- betul kurang baik.”

Dilansir dari The Local, pada 2017 Brigitte Macron istri presiden terpilih Prancis, Emmanuel Macron pula jadi korban majalah satir Charlie Hebdo.

Usia Brigitte yang 24 tahun lebih tua daripada suaminya jadi sorotan.

Sindiran Charlie Hebdo kepada Brigitte Macron sendiri telah diawali semenjak mulainya kampanye pemilihan presiden.

Emmanuel Macron berpendapat lewat setiap hari Le Parisien tentang terdapatnya tulisan terpaut hubungannya yang dituding menjurus kepada” misogini.”

Katanya,” Jika aku berumur 20 tahun lebih tua daripada istri aku, tidak satupun orang yang menyangka aku tidak sanggup jadi pendamping yang seksual.”

” Sebab dia berumur 20 tahun lebih tua daripada aku, banyak orang bilang, Ikatan ini tidak bertahan lama, ikatan ini tidak bisa jadi.”

Meski saat ini Macron sudah terpilih selaku presiden baru Prancis, komentar- komentar tentang istrinya belum mereda. Ulah teranyar Charlie Hebdo jadi buktinya.

Taman depan terbitan Charlie Hebdo pada 2017 kemudian itu menggambarkan Brigitte Macron lagi memegang perutnya yang ditafsirkan semacam lagi berbadan dua tua.

Aksi penamparan wajah Presiden Prancis Emmanuel Macron oleh seseorang demonstran tengah viral. Kejadian itu terjalin kala Macron lagi melaksanakan kunjungan di Drome, Selasa 8 Juni 2021.

Tidak hanya penamparan tersebut, beberapa insiden memalukan sempat dirasakan Macron tadinya. Apalagi si istri

Brigitte Trogneux, pula jadi korban yang sejatinya dialamatkan ke presiden Prancis itu.

Berikut ini insiden memalukan yang sempat dirasakan Emmanuel Macron

Presiden Macron lagi mendatangi seseorang demonstran bersama ajudannya, kala seketika seseorang laki- laki bermasker bersalaman dengannya, kemudian menampar mukanya.

Ajudan Macron serta pasukan Gendarmerie langsung turun tangan serta mengamankan atmosfer. Presiden Macron ditarik mundur oleh ajudannya.

Bagi laporan CNBC, kejadian terjalin kala Presiden Macron mendatangi sekolah kuliner. Terdapat 2 orang yang ditahan akibat peristiwa tersebut. Aparat masih melaksanakan investigasi.

Aksi penamparan itu menemukan kecaman keras dari Perdana Menteri Jean Casteaux. Dia menegaskan demokrasi merupakan debat, diskusi, serta konfrontasi ilham, serta bukan kekerasan.

2. Dihina Presiden Turki Erdogan

Oktober 2020 kemudian, Presiden Turki mengklaim Emmanuel Macron memerlukan perawatan kesehatan mental atas perilakunya terhadap Islam.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berkata Emmanuel Macron memerlukan perawatan kesehatan mental atas perilakunya terhadap Muslim. Perihal itu mendesak Prancis buat menarik duta besarnya.

Melansir Sky News, Paris menggambarkan statment Erdogan selaku perihal yang sangat agresif, meningkatkan:” Kami tidak menerima penghinaan.”

Sepanjang pertemuan partai, pemimpin Turki itu berkata:” Apa permasalahan orang yang diucap Macron ini dengan Muslim serta Islam? Macron memerlukan perawatan pada tingkatan mental.”

3. Macron Diejek Petinggi Brasil Bawa Nama Si Istri

Tadinya pada Agustus 2019, Presiden Prancis Emmanuel Macron pula jadi target penghinaan oleh Presiden Brasil Jair Bolsonaro. Dia juga marah.

Masalah itu diawali sehabis Jair Bolsonari membalas unggahan Twitter tentang istrinya dengan respons tawa.

Macron menyebut rakyat Brasil malu hendak sikap Presidennya.

” Mereka melanda istri aku dengan ekstrem. Apa yang dapat aku katakan. Aku pilu… Ya pilu… Pilu untuk dirinya( Presiden Brasi) serta rakyat Brasil. Aku pikir wanita Brasil sangat malu sehabis membaca statment presidennya. Masyarakat Brasil pula tentu malu dengan kelakuannya serta berharap presidennya berperilaku baik kepada orang lain serta aku sangat menghormati persahabatan dengan warga Brasil, aku harap mereka( rakyat Brasil) hendak memiliki presiden yang melaksanakan tugasnya,” ucap Macron dalam pernyataannya kepada publik kala itu.

Selang sebagian hari, penghinaan pula di informasikan oleh Menteri Brasil, yang melaporkan bunda negeri Prancis Brigitte Macron” betul- betul kurang baik”.

Semacam diberitakan NDTV, Menteri ekonomi Brasil Paulo Guedes berkata ia sepakat dengan pendapat Presiden Jair Bolsonaro tentang penampilan Macron.

” Presiden mengatakannya– itu benar,” katanya disambut tepuk tangan sepanjang forum ekonomi.” Perempuan itu betul- betul kurang baik.”

Dilansir dari The Local, pada 2017 Brigitte Macron istri presiden terpilih Prancis, Emmanuel Macron pula jadi korban majalah satir Charlie Hebdo.

Usia Brigitte yang 24 tahun lebih tua daripada suaminya jadi sorotan.

Sindiran Charlie Hebdo kepada Brigitte Macron sendiri telah diawali semenjak mulainya kampanye pemilihan presiden.

Emmanuel Macron berpendapat lewat setiap hari Le Parisien tentang terdapatnya tulisan terpaut hubungannya yang dituding menjurus kepada” misogini.”

Katanya,” Jika aku berumur 20 tahun lebih tua daripada istri aku, tidak satupun orang yang menyangka aku tidak sanggup jadi pendamping yang seksual.”

” Sebab dia berumur 20 tahun lebih tua daripada aku, banyak orang bilang, Ikatan ini tidak bertahan lama, ikatan ini tidak bisa jadi.”

Meski saat ini Macron sudah terpilih selaku presiden baru Prancis, komentar- komentar tentang istrinya belum mereda. Ulah teranyar Charlie Hebdo jadi buktinya. Situs Judi Slots Pragmatic

Taman depan terbitan Charlie Hebdo pada 2017 kemudian itu menggambarkan Brigitte Macron lagi memegang perutnya yang ditafsirkan semacam lagi berbadan dua tua.

Leave a Reply

Your email address will not be published.